APAM KUKUS GULA MERAH


APAM KUKUS GULA MERAH

Istilah apem sebenarnya berasal dari bahasa Arab, afuan/ afuwwun, yang berarti ampunan. Tapi orang jawa lebih sering sebutnya dengan "Apam". Dalam filosofi Jawa, kue ini merupakan simbol permohonan ampun atas berbagai kesalahan. 
Karena itulah masyarakat Jawa biasanya membuat apem saat menjelang bulan puasa atau Ramadan. Inilah yang disebut tradisi megengan. Megengan berasal dari bahasa Jawa 'megeng' yang berarti menahan diri, bisa diartikan sebagai puasa itu sendiri.
Meski bukan lagi ramadhan, tapi kue ini sering saya beli di pasar mengingat cara membuatnya yang susah2 gampang. Tapi kali ini saya beranikan diri membuat, meski belum semontok kayak yg dijual-jual. Utk first trial, ini hasil yg lumayan

Bahan:
175 gram gula aren, sisir
150 ml air kelapa 
1 lembar daun pandan 
200 gram tepung beras 
75 gram tepung terigu kunci biru
1 1/2 sendok teh ragi instan
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1/2 sendok teh garam 1 sendok teh bumbu spekuk
1/2 sendok teh baking powder
Taburan kelapa (kukus 15 Menit):
100 gram kelapa parut kasar 1/4 sendok teh garam 
1 lembar daun pandan

Cara memasak: 
Rebus gula aren bersama daun pandan dalam air kelapa, sambil diaduk sampai gula larut. Saring. Tuang sedikit demi sedikit ke tepung beras sambil diuleni sampai lembut. Dinginkan.
Setelah dingin, masukkan tepung terigu, ragi instan, lalu tuangi santan, tambahkan garam dan bumbu spekuk, sambil diuleni hingga rata. Diamkan hingga mengembang kurang lebih 1 jam.
Tambahkan baking powder. Aduk rata, lalu tuang dalam cetakan (sy pakai takir pandan) Kukus di atas api besar sampai matang selama 30 menit.

Note: 
Pastikan kukusan telah panas sebelum memasukkan adonan. 
Tutup kukusan dilapisi serbet/kain



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel